Akomodasi
mahasiswa asing ada yang dikelola oleh JASSO atau akomodasi swasta
tertentu yang dikelola oleh JASSO bagi mahasiswa asing. Selain itu ada
juga akomodasi yang dikelola oleh pemerintah daerah maupun swasta.
Untuk mencari tempat tinggal , disamping bisa menanyakan ke bagian
konsultasi mahasiswa asing, biasanya bisa ditanyakan juga ke agen real
estate di daerah yang ingin ditinggali.
Kondisi akomodasi mahasiswa asing
Akomodasi kampus bagi mahasiswa asing
| Jenis Universitas |
Jumlah Sekolah |
Daya tampung |
| Universitas Negeri |
84 Sekolah |
6.427 orang |
| Universitas Lokal |
19 Sekolah |
252 orang |
| Universitas Swasta |
285 Sekolah |
8.135 orang |
Akomodasi mahasiswa asing dari oganisasi nirlaba
| Jenis Akomodasi |
Daya tampung |
| Akomodasi Mahasiswa Asing JASSO |
2.166 orang |
| Akomodasi Oleh Organisadi nirlaba |
774 orang |
| Akomodasi oleh pemerintah daerah |
1.355 orang |
| Perumahan Umum |
2.079 orang |
| Asrama perusahaan swasta |
1.080 orang |
Asrama kampus mahasiswa umum
| Jenis Universitas |
Jumlah Sekolah |
Daya tampung |
| Universitas Negeri |
112 Sekolah |
2.812 orang |
| Universitas Lokal |
23 Sekolah |
107 orang |
| Universitas Swasta |
226 Sekolah |
2.580 orang |
Seiring
dengan perubahan pola kehidupan orang Jepang dewasa ini desain rumahpun
cenderung ke Barat. Akan tetapi di Jepang sampai saat ini kebiasaan
melepas alas kaki di pintu masuk diterapkan. Dan masih banyak rumah
yang mempunyai ruang Tatami sebagai ruang serba guna. Ruangan yang
jendelanya menghadap ke selatan atau ke timur, kondisi kamarnya lebih
hangat dan lebih terang sehingga sewa kamarnyapun menjadi lebih tinggi.
Selain itu besar sewa ruangan juga berubah tergantung jarak dari
stasiun dan berapa tuanya bangunan itu berdiri.
Suatu kebiasaan
di Jepang bahwa pada saat pertama kali menyewa ruangan,
selain membayar sewa ruangan, penyewa pun harus membayar
sebesar 1~6 kali lipat sewa ruangan sebagai uang “Reikin/Kenrikin”
(uang bagi pemilik ruangan dengan besar berbeda di tiap
daerah) dan 1~2 kali lipat sewa ruangan sebagai uang “Shikikin/Hoshokin”
(uang jaminan bagi pemilik ruangan apabila terlambat membayar
sewa atau terjadi kerusakan dalam ruangan yang disewa, setelah
diperhitungkan akan dikembalikan beberapa bagian saat masa
sewa selesai). Di samping itu, penyewa juga harus membayar
uang komisi sebesar 1 bulan sewa ruangan kepada agen real-estat
yang membantu mencarikan kamar tsb. Aturan shikikin dan
reikin ini berbeda di tiap daerah.